Pemanfaatan Metode “CASE BASED LEARNING” Untuk Dosen Magister Manajemen

Semarang, 26 Oktober 2021 – Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (FE UNISSULA) sukses menyelenggarakan pelatihan daring bertajuk “Case Based Learning” yang akan diimplementasikan dalam kegiatan belajar-mengajar di ranah bangku perkuliahan. 

Pada pelatihan tersebut menghadirkan Kepala Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada (FEB UGM), Amin Wibowo, SE., MBA., Phd, dan dan Ketua Program Studi Magister Manajemen FE UNISSULA, Prof. Dr. Heru Sulistyo, SE, M.Si., sebagai narasumber, dan dimoderatori oleh dosen Fakultas Ekonomi Unissula, Nurhidayati, SE., MSi., Ph.D.

Dalam pemaparannya, Amin Wibowo menyampaikan bahwa dalam kegiatan belajar mengajar, -mahasiswa awalnya diharapkan mampu belajar secara aktif, kini hanya bersikap sebaliknya. Ditambah kondisi Pandemi Covid-19, mengakibatkan kurang intensifnya proses kegiatan belajar-mengajar. 

Komunikasi yang terjadi mayoritas hanya bersifat satu arah. Selain itu, lingkungan sarana dan prasarana masih kurang mendukung untuk diadakannya sebuah diskusi dengan bentuk kelas yang linier. Alhasil, saat ini kelas hanya menjadikan mahasiswa hanya terfokus pada satu arah saja. 

Pembelajaran dengan kasus haruslah memenuhi beberapa kriteria, untuk memetakan sebuah diskusi dan toleran terhadap ambiguitas. Bersifat realistis, berorientasi pada keputusan dan tindakan, dan sudut pandang. Beliau juga menjelaskan mengapa metode ini digunakan. Alasannya adalah karena manajemen merupakan suatu keahlian yang lebih baik dari sekedar teknik dan konsep. Dan perlu adanya proses simulasi.

Amin, sapaan akrabnya turut mengaitkan studi berbasis kasus ini dengan sebuah hasil riset studi, yang menyatakan bahwa mahasiswa jauh lebih mudah untuk memahami dan memperdalam suatu disiplin ilmu. . Ia juga menyatakan penggunaan teaching notes dalam proses pengajaran berbasis kasus. Khususnya bagi para dosen baru yang akan mengajar.

“Kriteria secara umum kasus yang bagus untuk dibawa ke dalam diskusi kelas. Adalah kasus yang cocok dan sesuai dengan konteks disiplin ilmu. Terus dorong mahasiswa dengan pertanyaan seputar “Apa yang akan kamu lakukan.” Mengubah knowledge menjadi doing. Mahasiswa ketika membawakan presentasi jangan hanya sekedar retelling kasus saja. Tapi juga harus menjelaskan apa yang akan dilakukan ketika menghadapi kondisi yang sama seperti yang terjadi dicontoh kasus.” Ungkap Bapak Amin

Tujuan dari penggunaan metode ini adalah untuk menggabungkan teori dan praktik dalam proses pembelajaran. Yang nantinya akan memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan sense of judgment, communication skills, dan melatih berpikir secara konstruktif. Di balik semua kelebihan ini. Metoda pengajaran kasus juga memiliki berbagai kekurangan. Beberapa diantaranya adalah mahasiswa akan merasa tidak biasa dan nyaman dengan penugasan kasus yang biasanya tanpa jawaban pasti. Studi dengan cara ini juga akan sulit berjalan jika dosen dan mahasiswa sama-sama belum berpengalaman di bidang studi terkait .

Pembelajaran kasus dapat dikembangkan melalui Analytical skills. Pemahaman berbagai asumsi bukan sebatas pada fakta konkrit tapi juga penerapan dan pengambilan judgments. Skill yang lain yang menunjang metode pembelajaran ini meliputi critical thinking, problem solving, creativity and innovation, communication, dan collaboration.

###

Backgrounders:

Fakultas Ekonomi Unissula adalah salah satu Fakultas Ekonomi terkemuka di Indonesia yang berkomitmen untuk menjawab tantangan global.

Pengalaman lebih dari 50 tahun berkiprah di dunia pendidikan, saat ini Fakultas Ekonomi Unissula telah menjadi salah satu Fakultas Ekonomi terbaik di Indonesia. Didukung oleh 64 dosen berkualitas terdiri dari para guru besar, doktor dan master, sistem pendidikan yang bersahabat, dan penggunaan cyber teaching, Fakultas Ekonomi Unissula telah melakukan proses belajar mengajar untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Narahubung:

Dimas Tegar Prasetya

Public Relation FE UNISSULA

Telp : 083195035415

E-mail : dimastegar110@gmail.com

Posted in Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *